Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Recent Tube

POLITIK

NASIONAL

DUNIA

DAERAH

Sports

GALLERY

PSSI Beri Rekomendasi Pelaksanaan Liga Sepak Bola Berjenjang Piala Menpora 2018

JAKARTA - Penyelenggaraan Liga Pelajar U-16 (LPU16) Piala Menpora 2018 telah mendapat rekomendasi dari PSSI. Hal ini seperti tertuang dalam surat rekomendasi yang diterbitkan PSSI dengan nomor 1858/UDN/951/IV-2018.



Surat yang dirilis PSSI pada Senin 30 April 2018 itu ditandangani Sekjen PSSI Ratu Tisha. LPU-16 merupakan bagian dari rekomendasi yang diberikan PSSI untuk pelaksanaan Liga Sepak Bola Berjenjang Piala Menpora 2018 yang diselenggarakan Kemenpora RI.



Dalam Liga Sepak Bola Berjenjang Piala Menpora 2018 ini terdapat U-12, U-14, U-16, U-18 (Liga Santri Nusantara), dan U-21 (Liga Mahasiswa). "Diharapkan penyelenggara berkoordinasi dengan Asprov PSSI terkait untuk pelaksanaannya," begitu petikan bunyi salah satu isi dalam surat rekomendasi dari PSSI.



Induk sepak bola di Indonesia itu juga meminta para operator kompetisi dan tim peserta di Liga Sepak Bola Berjenjang Piala Menpora 2018 bisa bekerja dengan baik. "Menjaga dan menjunjung tinggi asas Fair Play dalam setiap pertandingan," begitu harapan PSSI.



Pada akhir April ini sudah berlangsung penyisihan seri region di LPU16. Daerah yang sudah mulai menggelar LPU16 seperti di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Musi Rawas Utara, dan beberapa daerah lainnya di Jawa Timur.



Direktur Manajemen Kompetisi selaku operator LPU16 M. Kusnaeni atau Bung Kus, mengucapkan terima kasih atas diterbitkannya rekomendasi pelaksanaan dari PSSI.

"Surat rekomendasi ini akan menjadi pegangan para panitia penyelenggara, mulai pusat sampai daerah untuk berkoordinasi dengan Asprov, Askab, maupun Askot PSSI di daerah," kata Bung Kus.*

Turnamen U-16 Maluku Utara Siap Digelar Usai Lebaran



Menpora Imam Nahrawi mengingatkan sudah saatnya daerah-daerah seperti Morotai, Maluku Utara (Malut).mengambil peran penting dalam program pengembangan olahraga nasional, khususnya sepakbola. Penyelenggaraan turnamen U-16 di Morotai sudah selayaknya didukung semua pihak.
“Saya sangat mendukung penyelenggaraan turnamen U-16 di Morotai. Saya janji akan datang, karena memang ingin sekali ke Morotai. Sampaikan salam saya untuk pak Bupati Morotai,” ujar Menpora Imam Nahrawi kepada Tommy R. Arief, Koordinator Provinsi U-16 Maluku Utara di Jakarta, Minggu, 15 April 2018.
Turnamen U-16 di Maluku Utara yang menurut rencana akan bergulir usai Lebaran 2018 ini terbagi dua tingkatan, yakni Region dan Provinsi. Di tingkat region diikuti 50 tim dari10 kabupaten dan kota, akan didapat satu tim yang akan mewakili Malut di seri nasional di Bali. Direncanakan Presiden Jokowi akan menyerahkan piala U-16.
Menurut Tommy R.Arief, Morotai punya potensi pesepakbola muda yang patut dikembangkan. Apalagi Bupati Moratai, Benny Laos yang masih muda juga memiliki kepedulian terhadap sepakbola lokal.
“Turnamen Piala Menpora U-16 merupakan momentum penting untuk membangkitkan sepakbola Malut,”tegas Tommy R.Arief. ***

Liga Pelajar U-16 Piala Menpora

MEWUJUDKAN ASA DI PIALA MENPORA U-16

Legenda hidup sepakbola dunia, Diego Armando Maradona, mengawali karier spektakulernya saat berusia 12 tahun di sebuah kota kecil Argentina bernama Lanus.
 
Bermain bersama teman seusianya di jalanan. Pindah ke lapangan kecil di dekat padang rumput pinggirann kota.
Memasuki usia 15 tahun, Maradona sudah menjelma menjadi bocah kecil yang mempesona dan brilian. 
 
Bentuk tubuhnya yang agak bogel, tidak menjadi penghalang baginya untuk menjadi piawai di lapangan hijau.
Dia bahkan sudah menjadi pemain yang sangat mempesona, sebelum hijrah ke Boca Junior yang kemudian melambungkan namanya saat baru menginjak 16 tahun. 
 
Usia emas, dimana timnas Argentina junior mulai mengagumi bakatnya.
Dalam beberapa kesempatan berbicara dengan media massa, Maradona selalu mengatakan usia 16 tahun adalah awal perubahan terbesar dalam hidupnya. 
 
Usia 17 tahun dia masuk timnas senior Argentina yang tengah bersiap menghadapi Piala Dunia 1978. Meskipun tidak masuk squad ke Piala Dunia 1978, karena usianya yang masih terlalu muda dan digantikan oleh penyerang senior Leopoldo Luque.
 
Setahun kemudian pada Piala Dunia Yunior di Tokyo, Jepang, 1979, Maradona memukau dunia dengan memimpin Argentina menjadi juara. 
 
Maradona kemudian melanjutkan karier monumentalnya dengan membesarkan Napoli menjadi juara Liga Italia, memimpin Argentina menjadi juara dunia 1986 dan finalis 1990.
 
Apa yang ingin saya sampaikan adalah, usia 16 tahun adalah usia emas. Maradona, pemain terbaik dunia abad 20, mengakui hal itu. Inilah salah-satu alasan mengapa Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) menyelenggarakan turnaman tahunan Piala Menpora U-16 sejak 2016. 
 
Bakat, kemauan, semangat dan motivasi untuk mencetak prestasi tertinggi di lapangan hijau ditentukan pada usia 16.
Untuk itu perhatian serius Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi, terhadap turnamen Piala Menpora U-16, patut mendapat acungan jempol. 
 
Karena U-16, adalah usia emas bagi setiap bakat yang muncul. Baik bakat yang muncul secara alami dari pelosok kampung dan desa, maupun dari pelatihan formal di sekolah-sekolah sepakbola yang ada di Indonesia.
 
Mengapa saya memberi ulasan sekilas soal Maradona? Karena Maradona adalah contoh pamain sangat bertalenta yang sukses. Sebagai pemain dan kapten, dia membawa Argentina sampai ke final dua Piala Dunia berturut-turut (1986, 1990) dan membawa klub (Napoli) menjadi juara kompetisi liga.
 
Ini yang membedakan seorang Maradona dan Lionel Messi. Messi berhasil membawa Barcelona menjadi jawara di Eropa dan lima kali menjadi pemain terbaik dunia. Namun dia belum berhasil membawa Argentina menjadi juara dunia (Piala Dunia 2014 ke final tapi dikalahkan Jerman 0-1). 
 
Tingkat kesuksesan seorang pemain besar, juga diukur dari seberapa tinggi level prestasi yang diraihnya. Sebagai pemain bintang, Messi baru bisa mencatat tropi tertinggi di level Eropa bersama Barcelona. Piala Dunia Russia 2018, akan menjadi pertaruhan terakhir bagi Messi, apakah dia mampu menyamai torehan prestasi Maradona di tingkat dunia. Jayalah Kompetisi Sepak Bola Liga Pelajar U-16 (Tommy Rusihan Arief/Koorprov U-16 Maluku Utara)

Adam Pimpin Asprov PSSI Malut

Olahraga Daerah

Adam Marsaoly Layak Pimpin Kembali PSSI Maluku Utara  Adam Marsaoly Resmi Nahkodai Asprov PSSI Malut

Pro Rakyat Online Sepak bola Maluku Utara sudah lama tidur dan terjun bebas. Penyebabnya bukan karena Malut tidak punya pemain, tapi pengurus tidak fokus menjalankan roda organisasi selama ini.  Bisa dibayangkan Ketua Asprovnya super sibuk ditambah dengan Sekertaris Asprovnya yang berdomisi di Jakarta, dan jarang berada di tempat,  maka lengkaplah penderitaan ini dialami PSSI Maluku Utara.  

Klub-klub dibawahnya terpaksa menggunakan ojek untuk berjuang mengirimkan pemain-pemain terbaik ke klub-klub besar di luar Malut. Tujuannya, untuk mewujudkan impian pemain terpilih masuk tim nasioanal PSSI.
Minggu, 18 Maret 2918 merupakan hari yang ditunggu masyarakat sepakbola Maluku Utara, Kongres Pemilihan Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Maluku Utara (Malut) akhirnya digelar di salah satu Hotel di kawasan Ternate Selatan. Adam Marsaoli akhirnya terpilih sebagai Ketua Asprov PSSI Malut untuk periode 2018-2023.

Adam atau lazim disapa Opa Adam ini memang bukan orang baru di kalanagan sepakbola Malut khususnya Ternate. Di eranya dahulu, pengusaha papan atas Malut ini pernah menjadi Manajer Persiter dan membawa tim kesayangan Maluku Utara ini masuk di Devisi Utama bahkan ke jenjang Super Liga. 

Dalam pemilihan Ketua Asprov PSSI Malut kemaren, Adam unggul 11 suara, atas rivalnya Buyung Rajilun yang memperoleh 9 suara.

Kongres yang dihadiri oleh Ketua Asprov PSSI Malut periode sebumnya Ikbal Ruray, Ketua Bidang, Sekretaris dan pengurus KONI Malut, Askab dan Askot se-Maluku Utara serta para pimpinan Klub.

Dalam kongres yang dipimpin oleh Exco PSSI sekaligus Plt Ketua Asprov PSSI Malut, Dirk Soplanit itu, juga secara aklamasi memilih Buyung Rajilun sebagai Wakil Ketua Asprov PSSI Malut.

Ketua Panitia Kongres yang juga Exco Asprov PSSI Malut, Asghar Saleh mengatakan, Asprov Malut mendapat penambahan jumlah Anggota Exsecutive Committee (Exco) dari tiga  menjadi lima orang anggota.

"Kita mengalami penambahan Klub sepakbola anggota PSSI, sehingga jumlah Exco kita juga bertambah," ujarnya.
 
Sementara itu Ketua Asprov PSSI Malut, Adam Marsaoly mengatakan, fokus pertama dirinya setelah menjadi Ketua adalah mempersiapkan klub menuju PON tahun 2020.

"Kita sudah dua kali rugi tidak lolos PON, bahkan pra-PON saja kita tidak lolos. Untuk itu, ini menjadi Visi saya untuk periode lima tahun kedepan," jelasnya.

Asprov Malut sendiri akan melaksanakan sejumlah kompetisi PSSI di tahun 2018, diantaranya Piala Soeratin U-17, U-15 dan penambahan kompetisi usia muda U-13, termasuk Kompetisi Liga 3 serta Piala Indonesia yang merupakan kompetisi baru PSSI yang mempertemukan tim kasta teratas hingga kasta terendah, sama seperti Piala FA di Inggris. (Henov Ayax)

Salah bikin kejutan

Rahasia Kehebatan Salah Menurut Kloop
Gaya Salah usai bikin gol

  
Freekick – Kehadiran Mohamed Salah dari AS Roma memang tidak begitu menghebohkan seperti transfer Neymar, Ousmane Dembele, Romelu Lukaku, hingga Kylian Mbappe. 

Namun Salah membuktikan bahwa ia layak direkrut Liverpool, dan menjadi tulang punggung klub tersebut.

Musim ini Salah telah mencetak 31 gol, dan membuat pendukung Liverpool bisa dengan cepat merelakan kepergian Philippe Coutinho ke Barcelona di tengah musim.

“Dalam sepak bola, segalanya adalah tentang melakukan hal yang tepat di momen yang tepat, seperti halnya gairah Mo Salah dalam mencetak gol,” komentar Jurgen Klopp kepada Talk Sport.

Klopp juga menyebut Roberto Firmino dan Sadio Mane sebagai rekan duet Salah di lini depan memiliki peran vital di balik keganasan Salah.

“Jika kalian melihat bagaimana pertukaran posisi di lini depan, kalian akan tahu bagaimana Roberto Firmino membuka ruang dan kesempatan untuk Salah, pun begitu halnya dengan Mane,” kata Klopp.

Seperti di akhir tahun 2017 lalu, saat berhadapan dengan Leicester dan kemasukan gol lebih dahulu, pemain asal Mesir itu mampu mengejar ketinggalan Liverpool lewat dua golnya di babak kedua. Alhasil, Liverpool pun menyudahi pertandingan dengan kemenangan 2-1 atas The Foxes.

Dua itu sendiri juga mengantarkan Salah sebagaipencetak gol terbanyak di Liverpool sebelum pergantian tahun, dengan total 23 gol di semua kompetisi.. Salah sejajar dengan legenda Liverpool, Roger Hunt, yang juga meraih pencapaian yang sama pada musim 1961/62, dengan koleksi 23.

“Salah sangat fantastis, olah bola dan visinya sangat membantu tim ini. Saya tak bisa meminta lebih lagi darinya,” ujar Klopp seperti dikutip dari laman resmi klub

U-16 Menpora digulir di Antambua NTT

Liga Pelajar Piala Menpora Bakal Kick-Off 27 April 2018 di Atambua


JAKARTA Pro Rakyat Online  – Liga Pelajar Piala Menpora bakal kembali bergulir tahun 2018 ini. Rencananya kick-off kompetisi sepak bola usia muda ini bakal diselenggarakan di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Kesepakatan tentang waktu dan tempat kick-off disepakati dalam pertemuan di Gedung PP Itkon Kemenpora, Jakarta. Pertemuan dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan pada Deputi III Kemenpora, Arifin Majid.

Hadir dalam pertemuan itu Mohamad Kusnaeni dari Manajemen Kompetisi selaku operator Liga Pelajar U-16 Piala Menpora. Juga hadir Subarja Suihan dari Blispi selaku operator Liga Pelajar U-14 dan Zuchli Imran Putra dari Fossbi yang menangani Liga Pelajar U-12.

Usulan tempat kick-off di Atambua datang dari Siprianus Seko selaku Korprov Liga Pelajar U-16 Provinsi NTT. “Kebetulan masyarakat di Atambua sangat antusias setiap kali digelar kompetisi Liga Pelajar di sana,” kata Kusnaeni. “Makanya kami beri kesempatan kepada Atambua untuk jadi titik awal dimulainya Liga Pelajar tahun ini secara nasional.”

Dalam kesempatan itu juga disepakati bahwa Seri Nasional Liga Pelajar tahun ini akan digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada pekan pertama September 2018. Jika dimungkinkan, Provinsi Bangka Belitung juga disiapkan sebagai tempat kick-off Seri Provinsi yang merupakan kelanjutan dari Seri Region di tingkat kabupaten/kota.

Nantinya, kick-off tingkat kabupaten/kota dan provinsi akan diupayakan serentak diikuti oleh seluruh peserta Liga Pelajar U-12, U-14, dan U-16. Namun pelaksanaan pertandingan dapat dilakukan secara terpisah waktu maupun tempatnya menyesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah.

“Intinya adalah kami upayakan sinergi semaksimal mungkin dalam pelaksanaan Liga Pelajar tahun ini di semua kelompok usia,” Arifin mengungkapkan.

“Harapannya agar pelaksanaan di setiap daerah dapat berjalan lebih baik, meriah, dan diikuti lebih banyak peserta.”

Sementara itu, untuk penunjukan koordinator yang menggulirkan Liga Pelajar di setiap provinsi diserahkan kepada masing-masing operator.

 “Kemenpora hanya menunjuk operatornya, sedangkan koordinator provinsi ditunjuk dan diangkat oleh operator dengan mempertimbangkan rekam jejak dan pengalaman masing-masing koordinator,” Ary Moelyadi, Kabid Olahraga Menengah pada Asdep Pengelolaan Olahraga Pendidikan, menambahkan.
Usulan tempat kick-off di Atambua datang dari Siprianus Seko selaku Korprov Liga Pelajar U-16 Provinsi NTT. 

“Kebetulan masyarakat di Atambua sangat antusias setiap kali digelar kompetisi Liga Pelajar di sana,” kata Kusnaeni. “Makanya kami beri kesempatan kepada Atambua untuk jadi titik awal dimulainya Liga Pelajar tahun ini secara nasional.”
 

Dalam kesempatan itu juga disepakati bahwa Seri Nasional Liga Pelajar tahun ini akan digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada pekan pertama September 2018. 

Jika dimungkinkan, Provinsi Bangka Belitung juga disiapkan sebagai tempat kick-off Seri Provinsi yang merupakan kelanjutan dari Seri Region di tingkat kabupaten/kota.

Nantinya, kick-off tingkat kabupaten/kota dan provinsi akan diupayakan serentak diikuti oleh seluruh peserta Liga Pelajar U-12, U-14, dan U-16. Namun pelaksanaan pertandingan dapat dilakukan secara terpisah waktu maupun tempatnya menyesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah.

“Intinya adalah kami upayakan sinergi semaksimal mungkin dalam pelaksanaan Liga Pelajar tahun ini di semua kelompok usia,” Arifin mengungkapkan.

“Harapannya agar pelaksanaan di setiap daerah dapat berjalan lebih baik, meriah, dan diikuti lebih banyak peserta.”

Sementara itu, untuk penunjukan koordinator yang menggulirkan Liga Pelajar di setiap provinsi diserahkan kepada masing-masing operator.

 “Kemenpora hanya menunjuk operatornya, sedangkan koordinator provinsi ditunjuk dan diangkat oleh operator dengan mempertimbangkan rekam jejak dan pengalaman masing-masing koordinator,” Ary Moelyadi, Kabid Olahraga Menengah pada Asdep Pengelolaan Olahraga Pendidikan, menambahkan.


Sergi Roberto

Sergi Roberto : "Saya sudah lama di klub dan saya mengalami saat indah"

Pro Rakyat Online  (22/02/18)
Penggemar Barca di Indonesia pasti mengenal pemain andal yang satu ini, Sergi Roberto.

Dikutip dari Myfootball. Sergi belum lama ini kembali menandatangani perpanjangan kontraknya dengan Barcelona sampai 2022. 

Namanya melambung dan selalu dikenang  para penggemarnya saat dia mencetak gol penentu comeback tahun lalu melawan PSG.

Barca percaya bahwa Prancis dapat mengatasi kerugian 3-1 yang sesuai dengan Bernabéu: "Kami mampu mengatasi hasil yang jauh lebih buruk, itu selalu mungkin, dengan hasil yang terjadi di Madrid saya pikir mereka bisa mengatasi".

Kenangan "Saya sudah lama berada di klub dan saya mengalami saat-saat indah." 

Memori yang sangat istimewa adalah debut di Camp Nou melawan Celta, judul, comeback. Tujuan itu akan selalu ditandai untuk saya.

Banyak tawaran untuk dirinya tapi dengan halus ditepis Sergi  "Sejak dimulai, saya ingin berada di sini, ini adalah klub saya dan saya berasal dari Barcelona,  ​​memang benar tim lain tertarik, tapi saya ingin berada di sini dan dengan senang hati saya memperbaruinya sampai 2022. Dan jika saya bisa terus lebih lama, lebih baik," katanya

"Saya selalu berpikir bahwa saya berada di tim terbaik di dunia dan saya tahu sangat sulit untuk masuk. Tetapi saya selalu berjuang dan lama kelamaan saya telah melihatnya lebih dekat, walaupun Anda selalu memikirkan beberapa hal yang Anda tidak akan mendapatkannya".

6 Alasan Perlu Makan Pisang Saat Jeda Pertandingan


6 Alasan Perlu Makan Pisang Saat Jeda Pertandingan

Oleh Bayu Mahendra - Eyesssoccer




BAGI atlet, termasuk pemain sepak bola, waktu istirahat dalam suatu pertandingan atau perlombaan, menjadi momen untuk mengembalikan atau mengatur tenaga. 
 Tapi durasi istirahat yang pendek, menuntut atlet bisa mengatur waktu yang baik agar masa istirahat tetap optimal.

Nah, salah satu yang bisa dilakukan dengan mengonsumsi pisang. Buah ini sangat dianjurkan buat atlet atau pemain sepak bola untuk dimakan saat jeda pertandingan.

Bukan tanpa alasan pisang menjadi pilihan buah yang lebih pas dibandingkan jeruk, misalnya. Berikut setidaknya ada 6 alasan kenapa pemain lebih baik memakan pisang saat jeda pertandingan:

1. Pisang mengandung karbohidrat yang tinggi. Lebih spesial lagi karbohidrat pisang paling cepat diserap tubuh dibandingkan makanan atau buah lainnya. Jadi pisang ini cocok untuk mengembalikan tenaga dalam waktu yang singkat.
2. Pergerakan otot pemain di sepak bola sangat dinamis. Otot sangat diandalkan untuk bermain sepak bola. Nah, pisang ternyata memiliki kandungan potasium yang sangat dibutuhkan untuk menunjang pergerakan dinamis otot dan saraf.

3. Perlu diketahui pisang dengan ukurang sedang mengandung 3mg zat mangan yang berguna untuk metabolisme tubuh. Jadi tidak salah bila pemain sepak bola selalu dihidangkan pisang saat jeda pertandingan.

4. Pisang terdeteksi memiliki kandungan glukosa yang tinggi. Glukosa ini punya peran untuk menjaga ketahanan fisik secara keseluruhan. Kombinasi antara minuman manis dan pisang, dipercaya bisa mempertahankan stamina untuk bermain selama 90 menit.

5. Jangan dilupakan pula bahwa pisang mengandung Kalium. Zat ini berguna untuk menjaga ketahanan kontraksi otot dalam tubuh. Memakan 1-2 pisang berukuran sedang saat jeda pertandingan, tentu bisa menunjang performa yang bagus.

6. Terakhir adalah pisang mempunya kandungan vitamin C yang tinggi. Sudah menjadi pengetahuan umum bila vitamin C sangat efektif dalam menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C juga dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan menyerap nutrisi.